You are currently browsing the Studio Kata weblog archives for May, 2010.

AKHIR PENCARIAN CINTA

on May4 2010

AKHIR PENCARIAN CINTA

Oleh : Miranti Rasyid

Sudah lama aku memandangi wajahnya. Sejak mentari masih bersembunyi hingga sang surya membasahi bumi dengan sinarnya yang dahsyat. Pohon-pohon yang rindang kini bergelut manja padaku seakan aku mengajaknya bermain bersama. Dia, seorang gadis yang sejak tadi aku amati, menangis sambil menyandar di bawah pohon yang memberikannya sedikit keteduhan. Perlahan, dia menyeka air mata  yang masih membasahi pipinya. Hatiku tergetar untuk menolongnya. Aku mulai beranjak dari tempatku. Tapi, aku mengurungkan niatku sebab dia menghampiriku. Aku memutuskan untuk bersembunyi agar dia tidak mengetahui keberadaanku.

Dia membawa sebuah buku. Aku tak tahu jenis buku yang sedang dibawanya. Dari ciri-cirinya, terlihat seperti sebuah buku harian. Mungkin, buku itu sangat berarti baginya. Sayangnya, aku salah. Buku itu tidak berguna untuknya sebab dia mulai merobek satu persatu isinya. Dia menghancurkan kertas tersebut dengan cara menggenggamnya kuat-kuat, kemudian dia melemparkannya ke arah tempatku bersembunyi. Ya, aku menghindar. Aku beruntung karena kertas itu tidak mengenai wajahku. Gadis itu menangis lagi, bahkan semakin kencang. Apakah karena buku harian itu? Aku tak tahu.

(more…)

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 2.3/5 (3 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: +3 (from 3 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • MySpace
  • Plurk
  • Blogger Post
  • Multiply
  • Share/Bookmark

Riak Sungai Mahakam

on May4 2010

Deg!”

Kembali aku berpaling ke belakang, di dekat parit, di depan sekolah Farmasi di gang Bhakti. Serasa aku tak percaya.

Ikam adingnya Juariah kah?” Dengan logat Banjarnya, si empunya wajah menegurku dengan senyum tipisnya.Wajah yang dulu merupakan bahan gossip kakak kelas kami di SMEA Negeri 2 Samarinda.

Ternyata Junaidi masih mengenalku dengan baik.  Dua puluh lima tahun aku meninggalkan kampung halamanku ini, aku tidak menyangka wajahku masih ada tersimpan di memori mereka. Termasuk di nganteng ini.

Bujur banar. Ikam jadi pengusaha lah wayah ini?” Aku sedikit bercanda, mengatakan dia seorang pengusaha.Padahal dia hanya menghamparkan barang dagangannya di sebuah lembaran papan plywood tipis.Jualannya seperti gantungan kunci, jepit rambut dan beberapa aksesories kecil.

(more…)

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 4.0/5 (4 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: +3 (from 3 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • MySpace
  • Plurk
  • Blogger Post
  • Multiply
  • Share/Bookmark
« Previous

Menu

Search

FlickR

flickrRSS probably needs to be setup





























widgeo.net

free counters


Adsense Indonesia


Produk SMART Telecom
Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.