You are currently browsing the archives for the Puisi category.

Sebuah Puisi di Hari Ulang Tahun

on Oct16 2009

apa arti seorang sahabat
selain rasa kawan yang erat

berjalan bersama
melintasi cakrawala
hingga nasib membuat untuk dimengerti
hingga jejak dapat dipahami

Tiba-tiba aku ingat sepercik canda
di gedung perpustakaan tua
dan orang-orang menengok tanda tak suka
sedang kami tak pedulikannya

tiba-tiba saya ingat pada sebuah gitar sederhana
sedang kami menyanyi lagu nostalgia
dan orang mendengar sambil tertawa
tapi kami tak pedulikannya

tiba-tiba aku ingat sepeda motor tua
sedang kita berboncengan bersama
dan orang mengkawatirkannya
tapi kami tak pedulikannya

apa arti sebuah kebersamaan
selain dalam rasa aman
dan hidup menuntut berjalan terus
semoga semua makna tak kan cepat surut

Bontang, 7 April 2009 (sunaryo broto)

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 1.5/5 (2 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: +1 (from 1 vote)
  • Facebook
  • Twitter
  • MySpace
  • Plurk
  • Blogger Post
  • Multiply
  • Share/Bookmark

Satu Hari Menjelang Pemilu

on Oct16 2009

Memang indah negeriku
laut langit membiru
Pemandangannya elok
Dengan sawah luas berkelok

Memang indah negeriku
dan banyak gambar menjelang pemilu

seorang teman mengirim kabar
dan meminta dukungan
Lihat gambar-gambar
seperti mimpi yang tersebar

Saya mencari
Sesuatu yang cocok di hati
tapi tak ada kesan
Juga di baliho jalan atau di perempatan.

Tak ada sesuatupun yang layak dipikirkan
selebihnya hanya nama-nama
yang seolah sangat bergema
namun hanya slogan belaka

Seorang turis di Bali bertanya
“Apa ada lomba foto wajah?”
Anak saya bersorak
Banyak iklan di TV dengan gambar rupa-rupa

Satu hari menjelang pemilu
Memang indah negeriku
Banyak gambar dan slogan lucu
Memilih caleg aku belum tahu

Bontang, 7 April 2009 (sunaryo broto)

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0 (from 0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • MySpace
  • Plurk
  • Blogger Post
  • Multiply
  • Share/Bookmark

Dalam Selimut Malam

on Sep9 2009

Dalam selimut malam

Fauzi Achmad

Sang bulan dan berjuta bintang

Terangiku dalam kegelapan malam

menjagaku saat sendiri

Walau cahayamu tak seterang matahari

Kau tetap setia temani malam

Ku ingin kau terus pancarkan sinarmu

Peri-peri datanglah kemari

Aku tak ingin pagi datang kembali

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0 (from 0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • MySpace
  • Plurk
  • Blogger Post
  • Multiply
  • Share/Bookmark
« Previous

Menu

Search

FlickR

flickrRSS probably needs to be setup





























widgeo.net

free counters


Adsense Indonesia


Produk SMART Telecom
Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.