You are currently browsing the archives for the Uncategorized category.

Lomba Menulis Novel Romance Qanita 2012

on May9 2012

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 5.0/5 (1 vote cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0 (from 0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • MySpace
  • Plurk
  • Blogger Post
  • Multiply
  • Share/Bookmark

Selamat Ulang Tahun Studio Kata

on May4 2012

Tanggal 3 Mei kemarin mengingatkan lagi 3 Tahun yang lalu, tepatnya 3 Mei 2009. Saat sebuah Komunitas Penulisan di Bontang, yaitu STUDIO KATA di launcingkan oleh sastrawan nasional Hamsad Rangkuti.

Selamat Ulang Tahun STUDIO KATA..
semoga selalu bisa membawa inspirasi dan motivasi penulisan di Indonesia, khususnya di Bontang… amin..

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0 (from 0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • MySpace
  • Plurk
  • Blogger Post
  • Multiply
  • Share/Bookmark

Kiat Mempertahankan Semangat Menulis *)

on Apr30 2012

Oleh : Tri Wahyuni Rahmat
tulisan ini dimuat di Harian Tribun Kaltim, 29 April 2012)

Beberapa waktu lalu, saya bertemu seorang teman yang mempunyai hobi sama seperti saya yaitu menulis. Teman saya itu bercerita, ia baru saja mengikuti sebuah acara pelatihan penulisan. Salah satu pembicaranya dalam acara itu, adalah penulis produktif telah menghasilkan banyak karya. Pembicara tersebut tidak hanya bercerita mengenai teknik-teknik dalam penulisan. Ia pun menceritakan pengalaman dan keuntungan yang di dapatkan melalui kegiatana menulis. Sebagai penulis, ia dapat lebih leluasa menuangkan ide dan gagasannya dalam sebuah tulisan. Tentu saja hal itu akan semakin mengasah kecerdasan dan meningkatkan proses kreativitasnya.

Menulis pun dapat di jadikan sarana mengatualisasikan diri bagi si penulis. Masyarakat tentunya akan lebih mengenal penulis dari ide maupun pikiran yang ia sajikan lewat tulisan. Seandainya penulis tersebut memiliki profesi tertentu seperti dosen, guru, pengusaha, dan sebagainya. Hal ini akan sangat membantu mengangkat nama baik penulis dalam profesinya. Disamping itu, dengan menulis bisa menjadi salah satu sumber finansial bagi penulis. Dengan menghasilkan karya buku, menulis di media cetak, bahkan menjadi pembicara terkait dunia penulisan yang di geluti, dapat menghasilkan keuntungan finansial bagi penulis.

Berbagai pengalaman dan keuntungan sebagai penulis yang di ungkapkan pembicara dalam acara itu ternyata memotivasi teman saya. Ia menjadi bersemangat untuk lebih giat belajar menulis. Karena ia pun sadar, banyak keuntungan yang akan bisa di raih melalui menulis.
Namun tidak semudah itu kenyataannya. Semangat menulis yang menggebu-gebu ketika mengikuti pelatihan penulisan, ternyata tidak bertahan lama. Beberapa hari setelah pelatihan , ia merasa kebingungan dan kehilangan semangat untuk menulis. Apakah ada yang salah dengan dirinya? Ternyata apa yang dialami oleh teman saya tersebut sering terjadi oleh orang lain, bahkan pernah terjadi pada diri saya sendiri.

Mengikuti pelatihan, workshop dan lain-lain terkait penulisan merupakan cara untuk memotivasi diri dan menambah skill dalam menulis. Namun, apabila kita tidak dapat mempertahankan semangat menulis seperti saat mengikuti acara tersebut, maka semangat dan keinginan menulis akan padam secara tiba-tiba.

Sebenarnya ada beberapa kiat untuk mempertahankan semangat menulis, yaitu : Pertama, langsung praktek menulis. Setelah mendapatkan pelajaran dan motivasi penulisan, maka segeralah melakukan praktek menulis. Anda bisa mencoba mencari ide tulisan dan langsung menuangkan dalam tulisan apa pun bentuknya. Apakah itu berupa tulisan non fiksi (artikel, opini, feature, dll) ataupun fiksi (cerpen, puisi, dll). Jangan kuatir apabila Anda merasa tulisan tersebut kurang enak di baca ataupun tidak sempurna. Toh, tulisan yang bagus akan bisa di dapatkan apabila kita terus melatih diri untuk menulis.

Kedua, bergabunglah dengan kelompok atau komunitas menulis. Salah satu kiat untuk mempertahankan semangat Anda dalam menulis dengan bergabung dengan orang-orang yang mempunyai kesamaan menulis. Saat ini banyak terbentuk kelompok dan komunitas penulisan di berbagai daerah. Biasanya mereka akan mengadakan pertemuan rutin secara langsung yang bisa Anda ikuti.

Apabila Anda tidak punya waktu dan kesempatan untuk bergabung dengan komunitas tersebut, tetap ada solusi lain. Yaitu dengan memanfaatkan teknologi yang ada, salah satunya melalui internet. Mengikuti Mailing List lewat email, group penulisan di facebook, chatting, merupakan cara yang dianggap mudah karena tidak di perlukan pertemuan secara fisik antar anggota. Anda cukup memanfaatkan teknologi internet yang ada untuk memaksimalkan kemampuan belajar menulis. Anda pun dapat berkonsultasi ataupun berdiskusi dengan penulis senior ataupun orang yang Anda anggap bisa di jadikan mentor dalam penulisan.

Ketiga, memberanikan diri menulis di media. Ketika Anda memutuskan belajar menekuni dunia menulis, maka sudah saatnya Anda memberanikan menulis ke media. Ada beberapa jenis media yang bisa Anda gunakan, antara lain, media online dan media cetak. Sebagai ajang latihan menulis, Anda bisa menuangkan tulisan pada media online berupa notes atau catatan pada jejaring sosial facebook yang Anda miliki. Ataupun bisa pula memposting tulisan pada blog pribadi Anda. Disamping itu terdapat pula media massa online umum yang menerima tulisan pembaca secara online. Anda bisa manfaatkannya untuk mengirimkan tulisan.
Anda pun harus memberanikan diri menembus media cetak. Belakangan banyak media cetak yang memberikan kesempatan bagi masyakarakat untuk mengirimkan tulisannya. Salah satunya di media Tribun Kaltim di rubrik Citizen Journalist. Cara untuk menembus media massa, sebenarnya tidak begitu sulit. Sebisa mungkin Anda mengangkat ide tulisan yang benar menarik dan akutual untuk di baca. Anda pun harus mempelajari bagaimana isi dan jenis tulisan yang biasanya dimuat di media cetak tersebut. Biasanya media cetak akan menerima tulisan yang sesuai dengan selera mereka.

Seandainya tulisan Anda belum dimuat, jangan membuat Anda patah semangat untuk menulis. Masih banyak kesempatan menanti, asalkan Anda mau terus belajar dan berusaha. Selamat mencoba….

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0 (from 0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • MySpace
  • Plurk
  • Blogger Post
  • Multiply
  • Share/Bookmark

Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan Tahun 2012

on Apr15 2012

Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan Tahun 2012

sumber : http://http://puskurbuk.net/web1/

Dalam rangka menggali, mengembangkan, dan mendayagunakan potensi menulis di kalangan siswa, pendidik dan tenaga kependidikan, serta masyarakat umum, Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud menyelenggarakan Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan. Kegiatan sayembara ini diperuntukkan bagi para peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, serta masyarakat umum. Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan tahun 2012 ini memperebutkan hadiah total lebih dari Rp 1.000.000.000,00 untuk 57 pemenang dari 19 jenis naskah buku pengayaan.

Informasi lebih lanjut tentang sayembara dapat menghubungi:Pusat Kurikulum dan Perbukuan
Badan Penelitian dan Pengembangan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
website : http://puskurbuk.net/ ,
telp.: 021-3804248 ,
e-mail: sayembara@puskurbuk.net ,
facebook: sayembarapuskurbuk, Twitter: @sayembarapuskurbuk

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 5.0/5 (1 vote cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0 (from 0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • MySpace
  • Plurk
  • Blogger Post
  • Multiply
  • Share/Bookmark

SAYEMBARA MENULIS NOVEL DEWAN KESENIAN JAKARTA 2012

on Apr15 2012

SAYEMBARA MENULIS NOVEL DEWAN KESENIAN JAKARTA 2012

Untuk merangsang dan meningkatkan kreativitas pengarang Indonesia dalam penulisan novel, Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) kembali menyelenggarakan Sayembara Menulis Novel. Lewat sayembara ini DKJ berharap lahirnya novel-novel terbaik, baik dari pengarang Indonesia yang sudah punya nama maupun pemula, yang memperlihatkan kebaruan dalam bentuk dan isi. Adapun persyaratannya adalah sebagai berikut.
Ketentuan Umum :

• Peserta adalah warga negara Indonesia (dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk atau bukti identitas lainnya).
• Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah.
• Naskah belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun, baik sebagian maupun seluruhnya.
• Naskah tidak sedang diikutkan dalam sayembara serupa.
• Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik.
• Tema bebas.
• Naskah adalah karya asli, bukan saduran, bukan jiplakan (sebagian atau seluruhnya).
Ketentuan Khusus
• Panjang naskah minimal 150 halaman A4, spasi 1,5, Times New Roman ukuran 12.
• Peserta menyertakan biodata dan alamat lengkap pada lembar tersendiri, di luar naskah.
• Empat salinan naskah yang diketik dan dijilid dikirim ke:

Panitia Sayembara Menulis Novel DKJ 2012
Dewan Kesenian Jakarta
Jl. Cikini Raya 73
Jakarta 10330

• Batas akhir pengiriman naskah: 30 Agustus 2012 (cap pos atau diantar langsung).
Lain-lain
• Para Pemenang akan diumumkan dalam Malam Anugerah Sayembara Menulis Novel DKJ 2012 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada bulan Desember 2012.
• Hak Cipta dan hak penerbitan naskah peserta sepenuhnya berada pada penulis.
• Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak diadakan surat-menyurat.
• Pajak ditanggung pemenang.
• Sayembara ini tertutup bagi anggota Dewan Kesenian Jakarta Periode 2009-2012 dan keluarga inti Dewan Juri.
• Maklumat ini juga bisa diakses di www.dkj.or.id.
• Dewan Juri terdiri dari kalangan sastrawan dan akademisi sastra.

Hadiah
Pemenang utama Rp. 20.000.000
Empat unggulan @Rp. 4.000.000
Jadwal
Publikasi Maklumat : Maret 2012
Pengumpulan karya : April—Agustus 2012
Penjurian : September—November 2012
Pengumuman pemenang : Akhir Desember 2012

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0 (from 0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • MySpace
  • Plurk
  • Blogger Post
  • Multiply
  • Share/Bookmark

Resensi : Cinta di dalam gelas, Lelaki Melayu, Kopi dan Catur – oleh : Sunaryo Broto

on Apr14 2012

Cinta di dalam gelas, Lelaki Melayu, Kopi dan Catur

Judul : Cinta di Dalam Gelas
Penulis : Andrea Hirata
Penerbit : Bentang
Cetakan Pertama Juni 2010
Hal : 270 hal

Setelah selesai membaca novel dwilogi Padang Bulannya Andrea Hirata, Cinta Di Dalam Gelas, saya jadi ketularan menganalisis. Ini opini, Mungkin diaduk dengan fakta atau bukan fakta. Quartet novel Laskar Pelangi ditutup dengan novel keempatnya, Maryamah Karpov yang kurang mengesankan. Isi novel dibawah ekspektasi pembaca. Juga judulnya ikut menjebak. Dengan judul Maryamah Karpov yang sudah dipublikasikan sebelum buku terbit, menggiring pembaca mengharap isinya kisah tentang Maryamah Karpov. Tetapi nyatanya, buku tersebut tidak menggambarkan kisah Maryamah Karpov. Bahkan nama tersebut hanya disinggung tak lebih dari 2 kali di dalam novel tersebut. Saya sebagai pembaca agak binggung terhadap pilihan judul buku. Kenapa harus diberi judul seperti itu. Apa hubungannya dengan judul buku dan isi, kok tidak nyambung. Sebagian teman berkomentar, wah ini novel kejar tayang. Apa ini karena tekanan penerbit yang ingin memelihara momentum tetap nekat menerbitkan novel Maryamah Karpov, meski isinya tidak nyambung? Atau apa ini model strategi baru pemasaran novel? Isi novel keempat tidak sebagus 3 novel sebelumnya. Dan ini mempengaruhi persepsi pembaca terhadap pengarang, bahwa novel ini menjadi titik mulai declining grafik karyanya.

Novel dwilogi Padang Bulang, tidak menunjukkan titik grafik declining. Novel ini masih sejalan dengan quartet sebelumnya minus Maryamah Karpov. Malah rasanya novel ini lebih tepat diberi judul Maryamah Karpov karena memang bercerita tentang Enong yang bernama asli Maryamah bin Zamzami alias Maryamah Karpov. Diberi tambahan nama Karpov karena dia berhasil menjadi perempuan pertama sekaligus juara catur pertama 3 kali berturut-turut dalam lomba catur 17 Agustusan di kampungnya Ikal dengan menguasai teknik pertahanan benteng bersusun ala Grand Master Anatoly Karpov melalui bimbingan Grand Master Ninochka Stronovsky. Anatoly Karpov mengenalkan pada dunia dalam pertandingan melawan Grand Master Calvo di Montila, Italia, tahun 1976.

Masih melanjutkan kisah Enong alias Maryamah mengembalikan harga diri dan eksistensinya melalui pertandingan catur. Juga perjuangan tak kenal lelah dari Enong. Bahwa mimpi dan keinginan harus tetap diperjuangkan. Tak ada yang tak mungkin. Asal berusaha keras pasti bisa tercapai. Hal ini dibuktikan dengan perjuangan Enong dari anak yatim, jebolan kelas 6 SD, menjadi kuli tambang, gagal berumah tangga, tak bisa main catur dan akhirnya bisa menjadi juara catur 3 kali berturut-turut dan memegang piala abadi. Dan cita-citanya sebagai guru bahasa Inggris juga tercapai dengan membuka kursus kecil-kecilan di kampungnya. Semua diraih dengan upaya keras dan memelihara mimpi.

Novel ini juga menunjukkan bahwa penulisnya memang kampiun bercerita. Pengidap berat sakit gila nomor 99 yang berobsesi menganalisis segala hal dan menghubungkan satu cerita dengan cerita lainnya. Satu tokoh dengan tokoh lain. Tokoh yang diciptakan juga unik-unik, kalau tidak bisa dibilang gila he..he.. Membuat peristiwa biasa menjadi peristiwa penting. Membuat tokoh biasa menjadi tokoh penting. Menyiptakan istilah-istilah unik tentang dunia perkopian, seperti Lelaki Melayu kopi dan catur, Kopi sebuah kisah dalam gelas, Kopi berdasarkan cara memegang gelas, Buku besar peminum kopi, Kopi berdasar teori konspirasi, kopi miskin dll.

Simak nama para tokoh. Ada tokoh unik Detektif M Nur dengan burung daranya yang bernama Jose Rizal ditambah Preman Cebol yang jadi asistennya hanya gara-gara burung daranya diberi nama Ratna Mutu Manikam dan dilatih oleh M Nur. Dari tokoh kelas udik, Matarom, playboy cap kapak dan juara catur 2 kali, Sersan Kepala Zainuddin, polisi yang selama bertugas tak pernah menembakkan sebutir pun peluru. Ajudan pemegang bantal ambeien, ajudannya Zainuddin. Giok Nio, juragan ayam yang menjadi aktivis perempuan, lelaki baik Go Kim Pho, Selamot si manajernya Maryamah yang belum tahu arti kata manajer, Rustam si bujang lapuk kelas berat, Hasanah, Mustahaq Davidson, Kapten Chip, Maulidi Djelimat, Paman, Alvin and the chipmunks, Modin, Patriot Trikora, Overste Djemalam, Grand Master nasional Abu Syafaat sampai Grand Master Internasional Ninochka Stronovsky.

Juga istilah unik, Kamus Inggris 1 Milyar Kata, Rezim Matarom, Octoceria, player, ex-player, safety player, dokumen masuk, dokumen dalam proses di kantor Detektif M Nur, Markas Pertemuan Buruh, skor bertanding latihan Maryamah 658:0, permen lolipop dan permen telur cecaknya Alvin, Club Catur di Timoer Matahari, Club Catur Kemenangan Rakyat adalah Kemenangan Kita Semua, Warung Kopi Tiga Tuntutan Rakyat, Warung Kopi Usah Kau Kenang Lagi, Warung Kopi Bunga Serodja, Radio AM Suara Pengejawantahan dll.

Ada tokoh unik lain, blender yang diberi nama Yamuna, yang diambil dari sungai suci di India. Bisa-bisanya penulis mempersonifikasikan blender seolah menjadi seorang wanita he..he… Dia bisa berbicara, mengerling, kiss bye dan lain-lain. Yang unik adalah permintaan Yamuna yang ingin diperlakukan adil dengan membalas perlakuan Paman waktu mengoperasikan alat tersebut. Ini adalah konspirasi semua anggota Warung Kopi Paman. Paman dibalas waktu sholat taraweh 21 rekaat dengan ”dikondisikan” supaya berteriak keras yang mengakibatkan penyakit selakangnya kumat dan harus meringis menahan sakit yang berlangsung 21 rekaat. Pulang berjalan terkangkang-kangkang seperti gorilla diringi tawa krew warung Kopi Paman. Pembalasan yang elegan, katanya. Bisa-bisanya membalas waktu sholat taraweh he..he..

Penulisnya juga piawai membuat permainan catur menjadi menarik. Seperti permainan sepak bola saja yang ditonton banyak kalangan. Mirip feature sepakbola Sindunata, dosen Universitas Sanata Dharma di Harian Kompas pada saat liputan piala dunia. Bila musim piala dunia, tulisan penulis buku Anak Bajang Memburu Angin ini hadir menyambut setiap pertandingan. Tulisannya menarik. Tidak sekedar pertandingan bola tetapi dihubungkan dengan sejarah dan filosofi. Misal, sewaktu Inggris akan bertanding dengan Argentina, tulisannya sampai menyerempet ke Perang Malvinas lengkap dengan analisis dan bumbunya. Seolah-olah sepak bola menjadi heroik.

Dia kutip asal mula catur dari chaturanga. Dia namai club-club catur dengan nama gagah dan lucu. Papan catur menjelma menjadi arena pertempuran betulan seperti di Laut China Selatan yang bergelora. Dibumbui unsur magis dan klenik. Ada tokoh Sang Empu Sesat dari Melidang, Panglima Ho Pho, Kwan Peng, Raja berekor yang haus darah. Lain waktu, papan catur digambarkan sebagai medan Perang Badar, Tiga ratus tiga belas tentara muslim melawan ribuan tentara Quraisy. Digambarkan pionnya menjelma menjadi tujuh samurai: Kambei Simada, Katsushiro, Kyuzo, Gorobei, Shichiroji, Heihachi dan Kikuchiyo. Semangat perang laksana Braveheart –William Wallace dan para pembebas Skotlandia. Berubah menjadi Power Ranger, Kura-Kura Ninja, The Three Musketeers sampai si Buta dari Gua Hantu lengkap dengan monyetnya. Dikutip istilah catur seperti pembukaan Inggris, pembukaan Spanyol, Guioco Piano, Grand Master Ludek Pachman, Formasi Grunfeld Hindia dll. Tulisannya lebih heboh dari pertandingan sesungguhnya.

Sebuah buku yang renyah yang memaksa saya menghabiskan liburan Sabtu dan Minggu pagi yang berintik hujan untuk menuntaskan novel dan resensinya. Hanya sayangnya, tetap ada yang tak logis. Satu misal, duration waktu konsultasi dengan Grand Master Ninochka Stronovsky melalui warung internet di Tanjung Pandan yang jaraknya sekitar 100 km dari kampungnya Ikal. Yang tetap mengherankan, alumni universitas ternama di Perancis yang bernama Ikal mau menjadi pelayang warung kopi, tim sukses kejuaraan catur kelas kampong dan jadi bujang lapuk. Sepertinya kontras. Semangat pada Laskar Pelangi untuk meraih mimpi yang tinggi dan dapat tercapai dengan kuliah di Perancis, tetapi setelahnya malah jadi pengamat warung kopi dan pengangguran kelas berat. Malah membentuk organisasi persatuan bujang lapuk. Walah! Ijasahnya sampai diragukan oleh ibunya sendiri dengan diterawangkan di dekat jendela. Memang nyaman menulis gaya paradoksal dengan menertawakan keadaan dari sudut pandang seorang pengangguran dan bujang lapuk.

Tak usah terlalu serius. Seperti juga penulisnya memberi judul dan membuat istilah yang canggih-canggih tetapi lucu. Juga kesimpulan analisis yang kadang tak nyambung. Pandang hidup dari berbagai sudut dan nikmati saja. Supaya hidup kadang berwarna jingga, kadang berwarna pink atau putih. Asal jangan berwarna hitam dan kelabu he..he.. Melihat penulisnya menguasai betul sosiologi masyarakat Belitong dan Melayu udik lengkap dengan cerita-cerita unik seputarnya, saya menduga, kisah novel ini masih berlanjut. (Bontang, 25 Juli 2010, Sunaryo Broto)

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 1.0/5 (1 vote cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0 (from 0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • MySpace
  • Plurk
  • Blogger Post
  • Multiply
  • Share/Bookmark

PUISI oleh : Eka Agustinady

on Apr14 2012

AWAL-1

Sastra tentangmu menundukkan senyuman
Kau masih menyeringai
Manakala kelopak senja mengawali kehidupan
Basah kuyup bersimbah darah
Dan tangismu menggelegar
Secercah cahaya terpancar
Entah kau raup dalam binar
Atau memberi halilintar
Mereka mulai menjelajar rupamu
Noktah pun tak terlewat
Kau tetap dengungkan gema tangis
Namun mereka tertawa
Sebab jeritmu berarti nyawa

AWAL-2

Kau genggam erat jemari
Sumpah terucap entah dari hati
Hanya membaca halaman belakang dari sepasang buku
Kau semat kuningan berharga di jari
Yang kelak mungkin kan terjual kembali
Demi sesuap nasi

AWAL-3

Menghunus pedang
Nyawamu meradang
Lafadz-lafadz pengingat dikumandang
Agar ragamu hanya tinggal sarang

Biografi Penulis :

Penulis bernama Eka Agustinady. Sekarang tinggal di Medan. Penulis mempunyai pengalaman penulis antara lain : Menulis Puisi di HARIAN ANALISA, surat kabar Suara Rakyat, surat kabar GLOBAL dan Antologi PUISI perempuan se- Indonesia SURAT PUTIH 2 dan SURAT PUTIH 3 terbitan RISALAH BADAI

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0 (from 0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • MySpace
  • Plurk
  • Blogger Post
  • Multiply
  • Share/Bookmark

Resensi Buku Padang Bulan dan Konvensi Mutu oleh : Sunaryo Broto

on Apr14 2012

Buku Padang Bulan dan Konvensi Mutu
(Novel pertama Dwilogi Padang Bulan)

Judul Buku : Padang Bulang
Penerbit : Bentang
Penulis : Andrea Hirata
Jml hal. : 254 hal
Cetakan Pertama Juni 2010

Saya jarang melakukan hal ini, membeli buku tanpa tahu resensi atau info latar belakang tentang buku tersebut. Terlebih harganya tidak murah. Biasanya sebelum membeli buku saya sudah tahu tentang latar belakang buku dan gambaran isinya. Kemarin saya membeli buku ini spontan saja hanya karena pengarangnya, Andrea Hirata. Bukan apa-apa. Ini buku untuk istri saya yang sempat ”termehek-mehek” oleh seri tulisan Andrea di buku sebelumnya. Bentuk buku ini juga tak lazim, dua buku digabung dengan cover depan saling membelakangi dan tulisannya saling terbalik. Jadi buku pertama, Padang Bulan seperti normalnya buku tetapi kalau mau membaca buku kedua, Cinta di Dalam Gelas buku tersebut harus dibalik. Kesannya buku jadi tebal dan tidak praktis untuk membacanya karena waktu membaca buku 1, kita tidak butuh buku kedua. Saya membacanya karena sayang buku sudah saya beli dan istri saya belum juga membacanya he..he…

Ternyata tetralogi Laskar Pelangi belum tamat. Penulis masih senang melanjutkan kisah yang menjadikan namanya melejit. Buku ini masih melanjutkan lagi beberapa cerita dan masih berhubungan dengan nama-nama sebelumnya. Model bercerita juga mirip dengan bab-bab di Laskar Pelangi dengan beberapa mozaik cerita yang terkesan sepenggal cerita lepas. Nama anggota Laskar Pelangi juga disebut. Bahkan kisah A Ling juga berlanjut dalam buku ini. Ada tokoh lain yang tak kalah unik dan gilanya, Detektif M Nur lengkap dengan hobinya yang aneh-aneh. Tokoh in seumuran dengan Ikal dan sama-sama pengangguran dan bujang lapuk. Tapi penulis buku mendandani kedua tokoh dengan asesori macam-macam dan kesannya banyak kerjaan. Padahal tetap saja pengangguran di rumah lengkap dengan omelan ibunya.

Mirip dengan cerita Laskar Pelangi, buku ini masih berlatar belakang kampungnya di daerah Belitong. Cerita-cerita juga seputar buruh penggali timah dengan kaca mata keluarga penggali Timah. Dibumbui cerita Enong, anak keluarga buruh penggali timah. Bapaknya Zamzami meninggal mendadak karena tertimpa longsoran tanah yang digalinya sewaktu bekerja. Keluarga ini mempunyai anak 4 dan Enong, putri pertamanya yang baru duduk klas 6 SD. Syalimah, sang ibu harus pontang-panting membiayai keluarganya tanpa suami. Enong, siswi rajin yang bercita-cita menjadi guru bahasa Inggris harus menimpan cita-citanya dan akhirnya menjadi buruh penggali timah pertama wanita setelah mencari pekerjaaan apapun tidak dapat karena usianya masih belia. Meski hanya sebagai penggali timah, Enong masih menyimpan harapan meraih cita-citanya. Kemanapun pergi dia membawa Buku Kamus Bahasa Inggris 1 Milyar hadiah dari bapaknya. Buku tersebut dibacanya sambil mencatat kosa kata bahasa Inggris yang baru yang didapat berbagai tempat, termasuk dari sahabat penanya, Minarni. Dia juga mencoba menerjemahkan tulisan bahasa Inggris di kaleng susu yang dipakai sebagai tempat penampung timah.

Keunggulan Andrea adalah kelebihan bercerita. Mungkin pekerjaan dia banyak melamun jadi memungkinkan dia bisa bercerita macam-macam meskipun faktanya sederhana saja. Kelebihan penulis adalah menguasai detail setting ceritanya dan fantasi bumbunya. Dari nama-nama anak kampung, latar belakang, budaya, kebiasaan dan banyak hal tentang kampung tersebut. Sesuatu hal yang sepertinya hanya biasa saja tetapi kalau diceritakan Ikal menjadi banyak hal dan macam-macam disertai detail pengamatannya yang kadang juga berlebihan.

Contohnya waktu dia mau menemui Zinar yang –kabarnya- akan melamar A Ling, dia mengarang banyak kemungkinan dialog dan semua non sense. Artinya yang terjadi dia hanya datang sebentar ke warungnya setelah menempuh perjalanan naik sepeda. Dia hanya sempat bersalaman dan menunggu sebentar tanpa berkata apapun dan pulang lagi seperti pecundang. Hal yang banyak direncanakannya mau berbicara antara 2 lelaki tidak satupun terlaksana. Juga kisah Ikal dan M Nur yang mau merantau ke Jakarta. Sudah jauh pergi ke Tanjung Pandan selama 4 jam menumpang truk, lalu menunggu menumpang kapal selama 1 malam di penginapan. Banyak pikiran berkelebatan dan akhirnya sama, keduanya tak jadi pergi ke Jakarta dengan alasan yang tak masuk akal. Kenapa tidak dipikirkan sebelumnya? Terlebih Ikal dengan stempel lulusan universitas Perancis yang canggih, kenapa bisa berpikir segila (sebodoh?) itu? Sepertinya tidak logis tapi mau gimana, namanya saja cerita he..he.. Juga cerita-cerita dan perilaku aneh. Untuk hal seperti itu, penulispun mengakui dengan tulisan, mengapa banyak sekali orang gila di kampung ini?

Beberapa hal lucu and gokhil. Dalam suatu kesempatan Ikal dan M Nur saling berbantahan dan berdebat dalam suatu hal. Bentuknya seperti saling kirim sms (short message services). Tetapi karena di kampung itu belum banyak cerita tentang sms (tapi internet malah sudah ada) tetapi kiriman pesan dengan jasa burung merpati pos yang bernama Jose Rizal milik M Nur yang hobinya aneh. Bisa kebayang burung akan terbang dari rumah Ikal dan M Nur yang jaraknya 7 rumah, dengan pesan pada secarik kertas yang tulisan awalnya panjang, menjadi hanya 1 atau 2 kata. Jose Rizal akan megap-megap terbang pergi pulang mengantar pesan sampai 18 kali. Logis? Setidaknya membuat tertawa he..he..

Ada cerita lain, yang juga tak logis. Ikal yang alumni universitas ternama di Perancis tetapi tidak bisa main catur berambisi mengalahkan Zinar, pemain catur pada lomba 17-an di kampungnya. Dia berlatih keras dengan temannya waktu kuliah di Perancis dari Georgia, sebuah negara di Eropa Timur yang bernama Ninochka Stronovsky yang berkelas Grand Master Internasional. Belajarnya melalui internet dengan petunjuk dari Ninochka dalam beberapa hari saja. Ia hanya berlatih sendiri dan menganalisis tanpa pernah bermain. Dibantu tamannya M Nur yang mencatat langkah catur Zinar pada pertandingan sebelumnya untuk dikonsultasikan dengan sang calon grand master di Georgia. Apa yang terjadi? Ya jelas kalah waktu bertanding catur, wong belum pernah main catur. Optimisme macam apa he..he..?

Masih ada lanjutannya. Si Ikal masih percaya pada katalog alat penumbuh tinggi badan Octaceria. Analisis dia, hampir semua kesialannya dikarenakan tubuhnya yang pendek. A Ling meninggalkannya pun karena itu. Maka dia berusaha meninggikan tubuhnya 4 cm. Caranya? Ya memakai alat peninggi badan yang dibeli dari katalog koleksi Enong yang telah menjadi salah satu sahabatnya. Alat tersebut yang membuatnya hampir meninggal karena terjepit lehernya dan dikira Enong bunuh diri. Hal itu masih dibumbui nasihat Enong yang jebolan klas 6 SD dan M Nur yang tidak jelas sekolahnya kepada alumni universitas ternama Perancis. Logis?

Cerita akhirnyapun ternyata segala informasi tentang Zinar mau melamar A Ling hanya non sense belaka. Info Detektif M Nur tak akurat dan A Ling pergi bukan meninggalkan Ikal tetapi membantu saudaranya. A Ling masih bersama Ikal. Zinar ternyata saudaranya Ling. Jadi cerita yang dibangun di depan ternyata non sense. Itu hanya asumsi Ikal yang punya kegilaan nomor 99, tukang analisis. Tanpa fakta pendukung yang akurat. Analisis seperti ini tidak layak ikut Konvensi Mutu Internal Pupuk Kaltim he..he…

Seorang penulis dari Bandung waktu pembukaan CB33 pernah mengatakan membaca buku yang asyik adalah ”dihasut sampai tersesat”, membaca buku ini bisa mendekatinya. Lupakan sedikit logika kita dan ikuti logika penulis yang tidak logis sampai tersesat alias tidak logis. Mau gimana, namanya saja novel yang fiksi. Ini bentuk kreativitas cap kaki tiga atau bentuk kegilaan nomor 100 he..he..? (Sunaryo Broto, Bontang, 22 Juli 2010)

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0 (from 0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • MySpace
  • Plurk
  • Blogger Post
  • Multiply
  • Share/Bookmark

Studio Kata mendapat kunjungan sobat :)

on Jan13 2012

rekan-rekan…,

insya allah tgl 18-20 ini, seorang sahabat , Tiffany Tso dari salah satu universitas Sydney akan berkunjung serta silaturahmi ke Bontang. beliau akan datang dalam rangka melakukan penelitian perkembangan sastra di Kaltim dan salah satu agendanya akan bertemu dengan rekan-rekan Studio Kata,

jadi rencananya akan diadakan pertemuan santai Studio Kata  dengan Tiffany Tso.  nanti waktu dan tempat nya, saya konfirmasikan ya….

 

salam hangat,

 

tri wahyuni Rahmat

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0 (from 0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • MySpace
  • Plurk
  • Blogger Post
  • Multiply
  • Share/Bookmark

Tulisan M.Saipul di Tribun Kaltim

on Jan12 2012

selamat ya kepada rekan studio kata, M. Saipul. tulisannya di muat di harian Tribun Kaltim, Kamis, 12 januari 2012

terus berkarya sobat… :)

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0 (from 0 votes)
  • Facebook
  • Twitter
  • MySpace
  • Plurk
  • Blogger Post
  • Multiply
  • Share/Bookmark
Next »

Menu

Search

FlickR

flickrRSS probably needs to be setup





























widgeo.net

free counters


Adsense Indonesia


Produk SMART Telecom
Content Protected Using Blog Protector By: PcDrome.