Puisi Pindah Rumah
on Oct16 2009Pindah ke rumah baru
Tak perlu rasa haru
Rumah yang manis
Istri yang tersenyum tipis
Anak-anak saling berlomba
Membuat peta masa depannya
Ngaji dan tawanya
Bagai menghias dunia
Tumpukan buku di sudut kamar
Menghias dalam temaram
Angan dan asa saling berhimpitan
Aku coba cari ujungnya
Sebuah tanaman dengan daun menghijau
Itu yang membuatku terpukau
Bunga yang harum mewangi
Dan menentramkan sebuah hati
Di sudut lain
Lukisan perjalanan terpampang di dinding
Gambar itu tampak tak berbingkai
Aku melukisnya seperti tak pernah usai
Balikpapan-Jakarta (dalam pesawat Garuda), 29 Mei 2009 (sunaryo broto)
This entry was posted on Friday, October 16th, 2009 at 11:08 AM and is filed under Puisi. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.



